[Review] vivo V23e, fokus pada selfie dan fotografi potret dengan bingkai datar bergaya

[Review] vivo V23e, fokus pada selfie dan fotografi potret dengan bingkai datar bergaya

vivo V23e

Vivo V23e juga dilengkapi panel AMOLED dengan pengisian cepat hingga 44W, meskipun beberapa aspek telah disesuaikan

Lukman Azis – 30 November 2021

Vivo V23e dalam ulasan

Berbicara soal smartphone vivo, flagship Vivo X70 Pro belakangan ini memang sedang banyak menyita perhatian. Terutama karena penggunaan sistem kamera ZEISS Optik dan dilengkapi dengan fungsi foto dan videografi inovatif yang sangat lengkap.

Tentu saja vivo tidak melupakan perangkat seri V, lini smartphone kelas menengah ini turut mengukir namanya di Indonesia. Melanjutkan kesuksesan vivo V21 4G dan V21 5G, belum lama ini vivo Indonesia resmi meluncurkan V23e 4G.

E-label yang terpasang pada perangkat vivo bisa diartikan sebagai versi “hemat”. Meskipun pada saat artikel ini ditulis, Vivo belum merilis versi regulernya yaitu Vivo V23.

Harga yang dipatok vivo untuk V23e tidak terlalu mahal, hanya Rp. 4.399.000. Harganya sama dengan varian Vivo V21 4G dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 128GB saat dirilis Juni lalu, namun kini turun menjadi Rp 3.999.000.

Yang juga menarik untuk dibahas adalah perbedaan antara vivo V23e dan V21 4G. Tapi pertama-tama, mari kita fokus pada apa yang ditawarkan Vivo V23e. Berikut adalah kesan yang saya dapatkan setelah seminggu penggunaan.

Tubuh kurus dengan bingkai datar

Selaras dengan tren smartphone saat ini, Vivo V23e memiliki bingkai desain datar yang terlihat lebih gaya. Saat digenggam, desain baru menampilkan kualitas bangunan yang terasa premium di telapak tangan Anda. Meski terasa agak kaku, namun tetap cukup nyaman berkat sudut-sudutnya yang sedikit membulat. Dimensi kasingnya ringkas, 160,87 × 74,28 × 7,36 mm dan berat 172 gram.

Perangkat yang saya ulas adalah warna moonlight shadow yang memiliki tampilan klasik dan hasil akhir glossy yang mudah aus. Solusinya adalah dengan hanya memakai kasing standar, ini juga berkontribusi pada ergonomi.

Bagian depan menampilkan panel FHD+ AMOLED 6,44 inci dengan rasio 20:9. Layarnya sudah mengusung sertifikasi Widevine L1, yang artinya vivo V23e mampu menampilkan konten streaming seperti Netflix dalam definisi tinggi (HD). Selain itu, fungsi Screen Touch ID atau sensor sidik jari di bawah layar tetap dipertahankan.

Sayangnya, vivo tidak menawarkan kecepatan refresh yang tinggi, yang dapat menghasilkan pengalaman bermain game yang kurang optimal, terutama di game yang cepat dan kompetitif. Vivo V23e juga masih menggunakan poni bergaya tetesan air, yang umum di perangkat vivo yang lebih murah seperti seri Y.

Sumber :